Monday, November 15, 2010

10 kejadian yang belum bisa di jawab para ilmuan

Ilmu pengetahuan telah
berkembang sedemikian rupa dan manusia
modern meyakini sains memiliki kekuatan
untuk memberi penjelasan keberadaan
semua hal di Bumi, maupun di alam
semesta.
Namun, ternyata tak semua hal bisa
dijelaskan secara ilmiah. Misalnya, sains
belum bisa memberi jawaban memuaskan
tentang proses pembentukan alam
semesta, juga soal agama, apalagi
menjangkau Tuhan.
Demikian juga dengan hal-hal supranatural
dan berbagai hal misterius lain yang belum
bisa dijelaskan. Ini mungkin disebabkan,
metode ilmiah tak dapat diterapkan untuk
mempelajari fenomena-fenomena itu.
Berikut contoh 10 fenonema yang belum
terjawab secara ilmiah.
1. Efek Placebo
Ini adalah teka-teki dalam dunia medis.
Tentang bagaimana pikiran atau sugesti
mempengaruhi kesehatan fisik dan
memiliki kekuatan penyembuh.
Pasien bisa sembuh dari suatu penyakit
karena meyakini ia mengonsumsi obat
mujarab. Meski dokter hanya memberikan
pil gula atau vitamin.
Namun, selama bertahun-tahun, efektifitas
Placebo belum terukur. Dalam kacamata
ilmu pengetahuan, metode ini tak bisa
diandalkan.
2. Indra keenam
Lima indra, penglihatan, pendengaran,
perasa, peraba, dan penciuman, membantu
manusia untuk mengeksplorasi dunia.
Namun, ada lagi satu indra yakni indra
keenam, atau yang dikenal dengan sebutan
intuisi atau firasat.
Intuisi adalah kemampuan untuk tahu dan
mengerti sesuatu tanpa menggunakan
pikiran logis dan analisis. Ini umum dimiliki
hampir setiap orang, yang berbeda, tingkat
ketajamannya.
Sebuah survei yang dilakukan pada para CEO
tahun 2006 oleh PRWeek / Burson-
Marsteller, 62 persen dari para CEO
cenderung untuk membuat keputusan
bisnis berdasarkan intuisi daripada pada
analisis data.
Filsuf Cina kuno Lao Tsu bahkan
mengatakan kekuatan intuisi akan
melindungi manusia dari bahaya hingga
akhir hidupnya. Bahkan Albert Einstein
mengatakan, "Satu-satunya hal berharga
yang nyata adalah intuisi."
Tapi darimana intuisi berasal? Belum ada
jawaban pasti secara ilmiah. Studi kelenjar
pineal dalam otak manusia mungkin
mendekati jawaban atas misteri ini.
3. Pengalaman dekat dengan kematian
Banyak cerita tentang pengalaman dari
orang-orang yang lolos dari kematian. Ada
yang menyebut, seperti berjalan di
terowongan gelap menuju ke titik terang,
bertemu dengan orang yang dicintai, dan
muncul perasaan tenang dan pasrah.
Yang paling diingat adalah pengalaman Dr
George Rodonaia, yang pernah 'mati' pada
1976. Karena pengalaman itu, Rodonaia,
yang ateis lantas ditahbiskan menjadi
imam gereja ortodoks.
Dari mana pengalaman mati itu datang?
Beberapa ilmuwan berspekulasi dengan
menyebut bahwa itu adalah akibat dari
halusinasi dari otak yang luka.
Tapi cedera otak tidak selalu terjadi pada
orang yang mengalaminya, sehingga tidak
ada teori ilmiah yang mampu menjelaskan
secara ilmiah fenomena ini, juga mengapa
pengalaman ini bisa mengubah hidup.
4. UFO
Unidentified Flying Object (UFO) adalah
istilah yang diciptakan oleh Angkatan Udara
Amerika Serikat pada tahun 1952 untuk
mengklasifikasikan benda-benda yang tidak
dapat diidentifikasi di udara.
Dalam budaya populer, konsep UFO
mewakili pesawat ruang angkasa yang
berkaitan dengan mahluk luar angkasa
(alien).
UFO telah dilaporkan juga disaksikan orang
China kuni pada abad ke-11, lalu ada
Kenneth Arnold, seorang pengusaha
Amerika, melaporkan melihat sembilan
obyek dengan cahaya terang terbang dekat
Gunung Rainier di negara bagian
Washington pada tahun 1947. Arnold
menggambarkan obyek berbentuk "datar
seperti loyang pie".
Di masa kini penampakan UFO kian banyak,
namun belum ada penjelasan, benarkan ini
fenomena nyata.
5. Deja vu
Berasal daro bahasa Prancis yang berarti
'sudah terlihat'. Ini adalah sensasi saat
seseorang merasa pernah berada di suatu
lokasi atau peristiwa tertentu -- meski yang
dialaminya itu adalah untuk kali
pertamanya.
Penelitian syaraf telah mencoba untuk
menjelaskan fenomena ini dengan
membahasakan sebagai: anomali memori,
patologi otak, atau sebagai efek samping
obat. Namun, tak ada jawaban pasti.
6. Hantu
Referensi hantu dalam sastra klasik oleh
penulis seperti Homer dan Dante
mengisyaratkan bahwa pengalaman
manusia dengan fenomena paranormal
berlangsung lama dan umum.
Hantu juga kerap muncul dalam budaya
populer. Keberadaan hantu memiliki
implikasi yang mendalam mengenai
dimensi di luar dunia fisik kita dan
kelangsungan jiwa manusia setelah
kematian. Peneliti bekerja pada subjek ini
berharap bahwa suatu hari misteri ini akan
terpecahkan.
7. Hilang tanpa jejak
Ada kasus aneh di mana banyak orang telah
menghilang tanpa jejak. Misalnya, pada
1937, pilot Amelia Earhart pilot dan
navigator Frederick Noonan menghilang
dengan pesawat Lockheed yang mereka
terbangkan.
Saat mendekati Pulau Howland di Samudera
Pasifik, keduanya mengirim pesan, mereka
kehabisan bahan bakar. Komunikasi lantas
terputus dan mereka hilang tanpa jejak.
Meski upaya investigasi maksimal dengan
teknik modern dilakukan, jawaban kongkret
tentang apa yang terjadi pada orang-orang
yang hilang secara misterius ini belum
terjawab.
8. Segitiga Bermuda
Segitiga Bermuda adalah garis imajiner
yang menghubungkan Bermuda Miami, San
Juan, Puerto Rico. Di lokasi itu, kapal dan
pesawat terus menghilang.
Banyak cerita soal alat navigasi yang kacau,
penampakan bola cahaya dari langit,
kacaunya cuaca, dan dinding kabut nan
aneg.
Selama bertahun-tahun, para ilmuwan
telah bekerja untuk menghilangkan
prasangka misteri Segitiga Bermuda dengan
mengatakan yang terjadi adalah fenomena
wajar.
Namun, mereka yang pernah mengalami
langsung anomali di Segitiga bermuda
bersikukuh, yang terjadi di luar logika.
Wilayah itu kerap dihubung-hubungkan hal
aneh seperti lokasi kerajaan setan atau
medan magnet dahsyat.
9. Bigfoot
Bigfoot merupakan salah satu makhluk
yang paling legendaris dalam studi
cryptozoology. Ia punya banyak nama alias:
di Amerika Utara disebut Sasquatch, di
wilayah Himalaya disebut Yeti, atau Yowie
di Australia.
Pada tahun 1951, pendaki gunung Eric
Shipton memoto jejak raksasa di
pegunungan Himalaya. Foto itu
mengejutkan dunia dan membuat kisah
Bigfoot populer
Namun, karena kurangnya bukti fisik yang
menguatkan keberadaan Bigfoot, ilmuwab
konvensional tidak menerima klaim
keberadaannya.
10. The Hum (Dengungan)
Fenomena suara dengungan frekuensi
rendah terus-menerus telah dilaporkan di
berbagai tempat di seluruh dunia, terutama
di Amerika Serikat, Inggris, dan Eropa Utara.
Suara itu dikenal sebagai "Hum". Bagi yang
bisa mendengarnya, suara sering
digambarkan sebagai gemuruh dari mesin
diesel dari kejauhan.
Tak jarang suara ini membuat sebagian
orang stres dan terganggu kehidupan
normalnya.
Badan-badan pemerintah di seluruh dunia
telah menyelidiki sumber 'Hum'. Di Amerika
Serikat, penyelidikan awal dimulai pada
1960-an.
Pada tahun 2003, Departemen Lingkungan,
Pangan dan Urusan Pedesaan di Inggris
menerbitkan sebuah laporan menganalisis
dampak Hum. Namun, dari mana suara itu
berasal, sampai kini belum diketahui.
(The Epoch Times)

0 comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2010 Just Muhammad Ali Adrian. All rights reserved.
Blogger Template by